mungkin butuh konsul ke dokter mata , biar bisa cepet dapet mata pencaharian baru.
No More Galau Penempatan
Penawar dari Tuhan
Ini hari kesekian saya mengikuti perkembangan berita tentang artis dan narkoba. Ya, kita sedang membicarakan kasus yang sama.
Obat-obatan, yang saya tahu banyak orang yang menggunakannya untuk menghilangkan kesedihan, atau kesepian. Terutama untuk jenis MDMA atau ekstasi, obat itu memberikan efek stimulan seperti meningkatkan rasa senang, rasa percaya diri dan energi meningkat. Efek psikedelik meliputi perasaan kedamaian, penerimaan dan empati. Wajar saja kalau banyak orang menduga, mereka menggunakan obat-obatan tersebut untuk dopping.
Kita semua tentunya bisa mengerti kalau setiap orang memiliki masalah masing-masing. Tetapi kita tidak bisa memberi toleransi kepada orang-orang yang menggunakan obat-obat terlarang sebagai pelarian.
Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (Al Israa: 82)
Allah telah memberikan solusi terhadap semua kegalauan hati. Allah telah menyerukan kepada kita untuk mendekatkan Alquran pada kita, bukan mendekatkan obat-obatan atau yang lainnya. Kita sebagai orang iman harus lebih banyak berusaha mempertebal keimanan agar tidak terpengaruh untuk mencoba hal-hal yang memudharatkan.
Well, kasus artis dan narkoba ini tentunya menjadi pelajaran, siapapun bisa menjadi korban. Mari kita memohon perlindungan pada Allah agar barang-barang tersebut tidak mendekat kepada kita dan keluarga kita.
Petunjuk Allah Saja
Kita di Hadapan Allah
Bukan aku siapa dan kau siapa
Sebab kita bukanlah apa-apa
Tercipta dari air yang dipancarkan
Datang dan berpulang dengan tangan hampa
Lalu, apa lagi yang patut kita sombongkan
di hadapan Tuhan?
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Q.S. Luqman: 18)
Semua untuk Allah
Sementara ibu dan adik-adik masuk ke dalam candi, kalau tidak salah ke Candi Apit, saya mengambil beberapa gambar. Saya kemudian melihat bapak hanya terdiam memandangi Candi Siwa, candi terbesar di kompleks candi. Saya pun mendekati beliau dan memasang wajah, "why so serious?"
Sampeyan Muslim? Ngaji!
Agama islam itu bukan sekadar Question and Answer, bukan sekadar “bolehkah begini, bolehkah begitu”, “apakah hukumnya?”, “bagaimana hukumnya”, “wajib atau tidak”. Islam bukan seperti itu. Islam memiliki hukum-hukum yang mengatur segala sesuatunya.
Bila Al Qur'an bisa bicara!
Bila Al Qur'an bisa bicara!
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra
Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?
Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadang kala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan
Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...
Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku
Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu
Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.
Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan?
Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selama melaluinya.
Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.
Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu
Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah "Qur'an" kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu
Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui
Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.
Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu...
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu
Sentuhilah aku kembali...
Baca dan pelajari lagi aku....
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu....dulu sekali...
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos...
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....
"Utamakan SELAMAT dan SEHAT untuk duniamu, Utamakan SHOLAT dan ZAKAT untuk akhiratmu"
Anda ingin menjadi DA'I SEJUTA E-MAIL, tolong anda kirimkan artikel ini kepada sesama muslim, baik keluarga, sahabat dan siapapun yang anda kenal atau silakan cetak untuk bacaan keluarga di rumah. Terima kasih
Billahit-taufiq wal-hidayah
Wassalamualaikum wr.wb
Anang M Yusuf
General Affairs Division
PT. Ericsson Indonesia
Long Journey, Simpangan yang Pertama
“Apaan nih,” batinku sambil membaca tulisan di kertas itu.aku langsung bergetar membacanya. Merinding! Aku penasaran, dari mana bapak dapat kertas ini. Dan kenapa? Ah, jangan ditanya kenapa deh, yang penting aku cukup dibuat waspada dan ingat! Karena modemnya dengan anteng nongkrong di colokan usb PC, langsung deh aku googling.
List pertama yang dikasih mbah google yaitu link ini. Selengkapnya baca ya!
Inilah Proses Kematian dan Hancurnya Tubuh Kita!
Sesaat sebelum mati, Anda akn merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan n badan bergetar. Anda merasa dingin ditelinga. Darah berubah menjadi asam n tenggorokan berkontraksi.
0 Menit
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan supply oksigen.
1 Menit
Darah berubah warna n otot kehilangan kontraksi, isi kantung kemih keluar tanpa izin.
3 Menit
Sel-sel otak tewas secara masal. Saat ini otak benar-benar berhenti berpikir.
4 – 5 Menit
Pupil mata membesar n berselaput. Bola mata mengkerut krn kehilangan tekanan darah.
7 – 9 Menit
Penghubung ke otak mulai mati.
1 – 4 Jam
Rigor Mortis (fase dimana keseluruhan otot di tubuh menjadi kaku) membuat otot kaku n rambut berdiri, kesannya rambut tetap tumbuh setelah mati.
4 – 6 Jam
Rigor Mortis Terus beraksi. Darah yang berkumpul lalu mati dan warna kulit menghitam.
6 Jam
Otot masih berkontraksi. Proses penghancuran, seperti efek alkohol masih berjalan.
8 Jam
Suhu tubuh langsung menurun drastis.
24 – 72 Jam
Isi perut membusuk oleh mikroba dan pankreas mulai mencerna dirinya sendiri.
36 – 48 Jam
Rigor Mortis berhenti, tubuh anda selentur penari balerina.
3 – 5 Hari
Pembusukan mengakibatkan luka skala besar, darah menetes keluar dari mulut dan hidung.
8 – 10 Hari
Warna tubuh berubah dari hijau ke merah sejalan dengan membusuknya darah.
Beberapa Minggu
Rambut, kuku dan gigi dengan mudahnya terlepas.
Satu Bulan
Kulit Anda mulai mencair.
Satu Tahun
Tidak ada lagi yang tersisa dari tubuh Anda. Anda yang sewaktu hidupnya cantik, gagah, ganteng, kaya dan berkuasa, sekarang hanyalah tumpukan tulang-belulang yang menyedihkan. Jadi, apa yg mau disombongkan org sebenarnya?....
Ih, syereeem. Dan bener banget kata si TS, apa yang mau kita sombongkan. Kita ini hanya manusia, lahir dalam keadaan hina. Dari mani, tem!
Kita datang ke dunia ga bawa apa-apa. Tumbuh jadi manusia yang biasa-biasa aja. Muka ga cantik-cantik amat, ga ganteng-ganteng amat, agama juga ga paham-paham amat. Kekayaan pun, Alloh juga yang memberi. Dan kita masih sombong?
Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan: "Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu". Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya. (AlBaqoroh: 25)
p.s. Alhamdulillahi jazakallohu khoiro to Arif S. untuk ralat ayat Annahl di atas.
Terapi Doa: Senjata Para Mukmin
![]() |
| sumber: google |
Terapi Solat
![]() |
| sumber: google |
Kali ini ada hal yang menarik tentang solat yang ingin aku bagikan padamu, masih dari Islam Therapy karya Muhammad Yunus. Kau barangkali telah mengetahuinya—atau belum—setidaknya kita punya pembicaraan yang bermanfaat.
Terapi Iman
| sumber: google |
Hamil? Hah? Anak (Si)Apa?
Of Course, He is My Dad!
Bagaimana Aku Melangkah?
Kencan di Malam Qodar
Yah, lailatul qodar. Atau “Malam Lailatul Qodar” disebut menurut citarasa Indonesia. Dobel-dobel yak! Lail kan artinya malam. Ntar jadinya ‘malam malam qodar’ atau the night of night of destiny (susye beneerr). Kata orang sih malam seribu bulan. Kata orang jangan dipercaya. Kata Alquran baru harus dipercaya (-.-)”
1. Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan
2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.
Ah, lihat apa yang telah Allah janjikan. Malam itu lebih baik dari 1000 bulan. Lebih baik. Jadi, jangan percaya kata orang kalau lailatul qodar itu malam seribu bulan.
Menurut satu riwayat, pada suatu zaman Bani Israil, ada seorang ahli ibadah yang selama seribu bulan ia isi dengan jungkir balik jumpalitan siang malam ibadah mencari ridho Allah. Nah, dengan turunnya ayat ini, Allah menegaskan bahwa lailatul qodar lebih baik daripada seribu bulan yang dikerjakan oleh ahli ibadah tersebut.
Subhanallah. Allah memudahkan kita mencari jalan menuju ridho-Nya. Sayang, kadang-kadang kita suka lupa bersyukur dikasih jalan yang mudah. Bayangin deh, seribu bulan atau mmm.. kira-kira kalau engga salah sekitar 83 tahun, seorang ahli ibadah terus-menerus ibadah mencari surga Allah. Dengan jungkir balik selama itu ternyata keutamaannya masih kalah dengan satu amalan orang iman di malam qodar. Maha suci Allah! Kita-kita yang belum nyampe dua puluh malah, terkadang masih asyik dengan kesenangan dunia. Kita, aku—dan barangkali teman-temin semua—menyibukkan diri untuk sekolah, atau cari uang, jalan-jalan, hepi-hepi sama sahabat, facebook-an, blogging dan...entahlah banyak banget kegiatan kita.
Kalau boleh main hitung-hitungan, seandainya kita mengerjakan satu amalan, contoh membaca quran di malam qodar itu, sudah berapa pahalanya ya? Misalkan kita membaca satu ayat aja الٓمٓ (alif laaam miiim, bukan alama) berarti ada 3 huruf yang dibaca. 3x (>1000)... wah, ya wallahu a’lam. Itu baru satu ayat. Kalau baca satu juz dua juz... subhanallah! Seandainya kita mencurahkan seluruh perhatian kita di malam qodar untuk baca quran, doa lailatul qodar, solat tasbih, sodaqoh fii sabilillah, berapa..berapa..berapa pahalanyaaaa. Seandainya... seandainya... seandainya bisa kulakukan...
Ketika itu ribuan malaikat datang dan meyaksikan kita, seperti tersurat dalam ayat 4 surat Alqodr. Mereka atas izin Allah mengatur segala urusan yang berkaitan dengan nasib manusia. Rezeki, untung baik, untung buruk, dan sebagainya. Lalu bila kita berdoa, makan malaikat ikut mengamini, oww betapa...(meratap)
Nabila kesurupan apa nih tiba-tiba khutbah tentang lalilatul qodar? Haha, sebenarnya tulisan ini hanya satu dari bentuk penyesalan. Ingat, sepanjang hari ini hujan kan? Tanda-tanda turunnya lailatul qodar salah satunya turun hujan. Kalau melihat tanda-tandanya, menurutku lailatul qodar jatuhnya tadi malam, malam ke-27. Entahlah, aku bisa saja salah. Tapi seandainya benar—wallahu a’lam—rugi banget karena rasanya masih banyak yang belum kulakukan tadi malam. I’tikaf saja cuma kuat melek sampe jam 12, lalu tidur sampe jam 1, lalu doa lailatul qodar (T.T). Mengingat begitu besar keutamaannya, lebih utama daripada ibadah jungkir balik 83 tahun, haaaa nyesel bangeeeeet.
Mudah-mudahan ada kesempatan bisa ketemu lagi dengan lailatul qodar alias malam qodar alias malam lailatul qodar. Ya Allah, saya mohon kesempatan untuk ‘berkencan’ di malam qodar-Mu. Amiin.
Randukuning D.I.P., malam ke-28 Ramadhan 1431 H
Love for Me I
Atau yang satu ini adalah pengalaman pribadi. Belakangan kegiatan belajarku berkurang gara-gara aku merasa minder karena prestasiku nggak secemerlang temanku yang uda nyampe olimpiade nasional. Aku kesulitan mengerjakan soal dan aku sama sekali nggak menyukainya. Dalam hati aku mengeluh kenapa bisa seperti ini sementara teman-teman belajar dengan baik. Menyedihkan, memalukan, dan seram.
Tapi begitukah seharusnya aku bersikap? Aku kehilangan semangat dan konsentrasi belajar, kemudian merasa bodoh dan jelek, lalu aku menyalahkan keadaanku sendiri. Sementara mungkin orang lain tidak berpendapat demikian. Suka atau tidak suka aku memang telah berbuat begitu pada diriku sendiri. Aku benci aku yang lemot, aku kesal, aku marah. Hingga suatu hari dia, temanku yang pandai itu menginspirasiku dengan istilahnya: love for me. Cinta untukku. Cinta untukku? Cinta buat gue? Haha, ya, batinku. Kenapa aku tidak bisa mencintai diriku yang kurang. Kenapa aku nggak bisa menerima kalau aku memang tidak bisa mengejar kepandaian temanku.
Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. (Q.S. Muhammad 47 ayat 35)
Mengeluh memang manusiawi, tapi kalau kita coba untuk menerima dengan lapang dada dan berusaha memperbaiki kekurangan, insya Allah ga akan sia-sia. Allah, kan Maha-Segala-Bisa, iya kaaan…! Cintai diri sendiri, hm…Cinta Allah dan Rasul juga! Cihuuyyy..
GUdbay STRES!!
Sampai di perpus, aku nemuin buku yang judulnya “Bagaimana Mengatasi Stress”. Pas kupegang, waduh, tebelnya 3 senti. Batinku, gini caranya yang ada nambah stress, bukan mengatasi. Begitu enegnya sampe engga baca sinopsis di belakangnya, penulisnya juga engga.
Naah, mumpung sekarang lagi engga stres, yu kita bikin list to do yang ngilangi stres, minimal mencegah stres, okay!
Yang pertama, Olahraga. Katanya sih bikin seger, tapi jarang tuh kulakuin, kan sibuk (sibuk apaan?) punya saran ga biar bisa rutin olahraga?
Alternatif lain ya Relaksasi. Caranya? Gampang! Bayangin yang enak-enak, contohnya, dapet duit, dapet nilai bagus, atau naik haji. Udah nyoba belom?
Yang penting, nih, Berpikir positif.
Dipikir-pikir, yah, kenapa juga pake buruk sangka, kan yang makan itu rasa kita sendiri, kita mau keuheul kaya apa juga orang sebelah juga ga ngerti, ya, nggak? Off the record, nih, dulu aku masih suka suudzon gitu, eugh, ternyata kejadian! Sepele, sih, waktu itu pelajaran bahasa Jawa, menceritakan pengalaman pribadi. Me? omigosh! apa yang bisa diceritain? Bisa mudheng utterance temen2 aja udah syukuuur… alhamdulillah, eh, suruh menceritakan pengalaman pribadi. Lha gue suudzon, nih. Batinku, “Wah, Pak Ripto pasti ngerjain aku!”
Eh, bener ajah! Duh, kalian bisa bayangin dong, gimana gayaku waktu ngomong bahasa jawa di depan kelas?
Masih stres, juga? Mm.. coba aja ngerjain hobi kamu! Kaya Afi, ade aku, kerjanya gambaaar mulu, kertas"ku aja diembat buat gambar. Sebulan sekali minta beliin pensil warna, dibeliin krayon malah boros, dibeliin pensil warna murahan, eman-eman gambarnya. Dibeliin yang mahal, eh, eman-eman duit yak!
Contoh lain,, nulis. Nulis apa aja, cerpen pelajaran, nulis resep, atau buat yang hobi ngaji, wah! Keren tuh! Itu hobi manfaat banget! Stres ilang, pengetahuan nambah, pahala, waduuh.. subhanallah! Yah, mudah-mudahan di aku juga bisa timbul niat hobi ngaji yah!
Ini dia, paling demen: Tidur
Katanya siapa, gitu…dengan tidur, otak menjadi rileks. Pikiran negatif terlupakan, saat terbangun biasanya pikiran kita jadi berbeda dari sebelumnya.
Kalau aku lagi kesel, ya tidur. Nanti abis bangun pasti seger lagi.
Oiya, cerita nih. Pernah, ya, aku tidur, lupa doa, gitu. Duh, aku tiba-tiba ngerasa ditindih! Uugh, sesak banget. Masak ditindih jin?! Hiii…. Karena ngantuk luar biasa, sebelum doa, aku bilang gini, “Eh, apa, ya? Lo siapa juga gue ga takut!Siapa? heh? Edward Cullen? Hayo, gue ladenin!” Ha… ha… ha… Robert Pattinson sih aku mau! Akhirnya, abis doa, aku bisa tidur dengan nyenyak nah, sebelum tidur, doa dulu, yaa!
I LOVE TIDUUUR! Haha… cantik-cantik ternyata tukang tidur!
Terakhir, tapi paling penting! BACA QURAN! Kenapa? Nih, dalilnya!

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S. Arra’du: 28)Udah deh, Quran sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada junjungan besar kita Nabi Muhammad SAW, adalah obat hati yang paling mujarab buat kita. Mau masalah materi? kesehatan? kebahagiaan? cinta? Ada jawabannya di AL Quran! Perlu bukti? Nah, baca Quran dong!
Lha, masih belum ilang juga stressnya? GAWAAT! Emang kamu mesti dikirim ke rumah sakit jiwa!





